Sabtu, 01 Desember 2018

Hiperlipidemia dan aterosklerosis

           Saat ini penyakit jantung koroner atau PJK termasuk penyebab utama kematian pada penduduk Indonesia berusia di atas 40 tahun. Jantung koroner bukan tipe penyakit yang datang seketika. Penyakit ini "tumbuh" perlahan-lahan pada penggemar makanan berkadar lemak tinggi. Yang dapat mengakibatjkan terjadinya hiperlipidemia yaitu keadaan di mana kadar lemak darah naik.. Kondisi hiperlipidemia bila berkelanjutan memicu terbentuknya aterosklerosis (hilangnya elastisitas disertai penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri). Aterosklerosis menjadi penyebab utama terjadinya PJK. Jadi, PJK bisa dicegah apabila yang bersangkutan bisa mengatasi hiperlipidemia. Pada sebagian besar penderita hiperlipidemia dapat dikontrol dengan diet dan olahraga. Namun, bisa juga dengan bantuan obat penurun kadar lipid darah atau antihiperlipidemia. Obat antihiperlipidemia sedikitnya dikelompokkan dalam tujuh golongan senyawa. Ada klofibrat, asam nikotinat, probukol, gemfibrosil, penghambat absorpsi lemak, golongan statin/mevinolin, dan hormon dekstrotirosin. Namun, penggunaan obat- obatan sintetik relatif mahal dan tak sedikit menimbulkan efek samping yang merugikan. Maka, kini dicari antihiperlipidemia alternatif dari tumbuhan.salah satunya adalah daun jati belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.). Tujuannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh daun jati belanda (dalam bentuk ekstrak air, ekstrak etanol, dan fraksi aktif steroid) terhadap kadar lipid darah (TPC, trigliserida, LDL, dan HDL/ high density lipoproteins).Penelitian memakai kelinci sebagai hewan percobaan pada empat kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok terdiri atas lima ekor. Ternyata pemberian daun jati belanda (dalam tiga bentuk yaitu: ekstrak air, ekstrak etanol dan fraksi aktif steroid) berpengaruh terhadap kadar lipid darah (TPC, trigliserida, LDL, dan HDL).

          Hiperlipidemia adalah suatu keadaan patologis akibat kelainan metabolisme lemak darah yang ditandai dengan meningginya kadar kolesterol darah (hiperkolesterolemia), trigliserida (hipertrigliseridemia) atau kombinasi keduanya. Dari beberapa penelitian, hiperkolesterolemia dapat mempertinggi risiko morbiditas dan mortalitas penyakit jantung koroner (PJK), sedangkan hipertrigliseridemia meningkatkan kasus nyeri perut dan pankreatitis. Sebaliknya usaha menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah menunjukkan turunnya kemungkinan terkena serangan penyakit jantung koroner.

         Pada umumnya hiperkolesterolemia atau hipertrigliseridemia ringan masih dapat dikendalikan dengan hanya melakukan diet rendah lemak jenuh dan rendah kalori. Namun pada kasus berat dan/atau bersifat herediter yang sering menyerang pada usia muda, maka diet saja tentu kurang adekuat dan seharusnya digunakan obat-obat antihiperlipidemia yang mampu mengendalikan kadar plasma kolesterol, trigliserida atau keduanya dengan baik. Pengendalian ini dituntut seumur hidup, sehingga obat antihiperlipidemia pun digunakan dalam jangka panjang pula.

         Sebenarnya inti dari kelainan patologis pada hiperlipidemia ini adalah kegagalan transportasi dan pengelolaan lipid yang terdiri dari kolesterol; trigliserida, fosfolipid dan asam lemak bebas. Dalam hal ini kolesterol dan trigliserida memegang peran kunci, karena pengaturan kadar fosfolipid dan asam lemak bebas tergantung padanya; selain itu pada ateroma pembuluh darah sedang dan besar ditemukan timbunan kolesterol pada tunika intima dengan manifestasi klinis berupa PJK, strok dan se-bagainya. Selain itu transportasi lipid dalam darah sebagian besar terikat dengan protein (apoprotein) yang membentuk kompleks berbentuk sferis dengan berbagai densitas dan sifatnya (lipopro-tein). Perbedaan ini secara Minis dapat menolong dalam menentukan pilahan hiperlipidemia.

Pertanyaan:
1. apa sajakah obat yg bisa digunakan untuk hiperlipidemia?
2. Bagaimana patofisiologi dari aterosklorosis?
3. Bagaimana terjadinya hiperlipidemia?
4. Apaa saja faktor hiperlipidemia?

                                  Daftar Pustaka
corwin, Elizabeth J. 2001. Buku Saku Patofisiologi. Jakarta: EGC
Guyton dan Hall. 1997. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: EGC
Hanafi, Muin Rahman, Harun. 1997. Ilmu Penyakit Dalam jilid I. Jakarta: FKUI

30 komentar:

  1. Terimaksih puti, artikelnya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  2. Terima kasih artikelnya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  3. Terimaksih puti, artikelnya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  4. Baiklah saya akan menjawab pertanyaan nomor 4 yaitu bisa jadi faktornya tu yaitu dari keturunana

    BalasHapus
  5. Terima kasih puti atas penyampaian artikelnya

    BalasHapus
  6. wahh., artikelnya bagus nih
    buat tambahan wawasan kita kedepannya
    Nicee Puti

    BalasHapus
  7. Waahh ada yang baru nih artikelnya. Terimakasih atas ilmu yang diberikan,semoga anda kelak menjadi guru online yang berguna

    BalasHapus
  8. Hallo Puti.
    Artikelnya sangat bermanfaat. Terimakasih.

    BalasHapus
  9. Terimakasih Puti sangat bagus artikelnya

    BalasHapus
  10. Hay Puti terima kasih artikelnya sangat membantu

    BalasHapus
  11. Artikelnya asik-asik dan menarik untuk dibacaa mantapp

    BalasHapus
  12. Semoga selalu dilancarkan dalam segala urusan bossque :)

    BalasHapus
  13. Artikelnya baguss dan bermanfaat

    BalasHapus
  14. Terima kasih sharing artikelnya

    BalasHapus
  15. saya akan mencoba menjawab poertanyaan nomor 1
    Obat-obat yang dapat digunakan pada hiperlipidemia meliputi :
    A. Niasin atau Asam Nikotinat (vitamin B7)
    B. Derivat Asam Fibrat
    C. Resin Pengikat Asam Empedu
    D. Probukol

    BalasHapus
  16. Terima kasih, sngt bermanfaat ilmunya

    BalasHapus
  17. Terima kasih atas ilmu yang dibagikan puti

    BalasHapus
  18. Hai puti artikelnya sangat membantu dan bermanfaat

    BalasHapus
  19. Assalaamu'alaikum Puti.. Artikelnya mantab.. Terimakasih atas sharing ilmu nya, semoga berkah dan bermanfaat bagi para pembaca Aamiin :)

    BalasHapus
  20. hy putii artikel anda sangat membantu saya
    terimakasih

    BalasHapus
  21. hy puti Artikelnya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  22. Terima kasih puti. Artikelnya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  23. Haii puti, pemaparan materi yg mudah di pahamin, shga sy bsa menjawab tgs2 sy,
    Terimaksih yaa

    BalasHapus
  24. Terimakasih puti artikel yg sangat membantu

    BalasHapus
  25. Terimakasih puti artikel yg sangat membantu

    BalasHapus
  26. saya akan mencoba menjawab poertanyaan nomor 1
    Obat-obat yang dapat digunakan pada hiperlipidemia meliputi :
    A. Niasin atau Asam Nikotinat (vitamin B7)
    B. Derivat Asam Fibrat
    C. Resin Pengikat Asam Empedu
    D. Probukol

    BalasHapus
  27. saya akan mencoba menjawab poertanyaan nomor 1
    Obat-obat yang dapat digunakan pada hiperlipidemia meliputi :
    A. Niasin atau Asam Nikotinat (vitamin B7)
    B. Derivat Asam Fibrat
    C. Resin Pengikat Asam Empedu
    D. Probukol

    BalasHapus